February 20, 2026 By pj

20 Februari 2026 – Presiden Amerika Serikat Donald Trump memuji Presiden RI Prabowo Subianto dalam rapat perdana Board of Peace di Washington DC. Dalam forum multilateral yang membahas implementasi dan keberlanjutan gencatan senjata di Gaza tersebut, Trump menyebut Prabowo sebagai sosok tangguh dan dihormati, sementara Indonesia menegaskan komitmennya terhadap solusi damai yang berkelanjutan bagi Palestina.
Dalam pidato pembukanya di rapat Board of Peace pada Kamis 19 Februari 2026 waktu setempat, Trump secara khusus menyoroti kehadiran Presiden Prabowo Subianto.
“A man that I really like a lot, he is definitely tough, I don’t wanna fight him, President Prabowo of Indonesia,” kata Trump dalam pidato pembukanya di rapat BoP, Kamis (19/2/2026).
“He is a big guy,” sambung Trump.
Trump juga menyinggung besarnya populasi Indonesia dan peran strategisnya di dunia.
“I said ‘how many people in Indonesia?’ He said like ‘240 millions’, I said ‘No, no, say that again, how many?’, it’s a big country you have, and you do a great job and respected by everybody,” jelas Trump.
Dalam kesempatan lain di rapat yang sama, Trump kembali memuji Prabowo.
“Secara khusus, Indonesia. Terima kasih banyak Indonesia. Sebuah negara yang luar biasa. Terima kasih banyak. Lihat pria itu [Prabowo]. Lihatlah betapa tangguhnya dia. Kalian pikir akan mudah berurusan dengannya? Lihat wajahnya. Anda seorang yang tangguh (a tough cookie),” kata Trump dalam rapat tersebut seperti dikutip dari AFP.
“Presiden Prabowo Subianto dari Indonesia,” sambungnya.
Prabowo menegaskan kehadirannya di forum tersebut atas undangan Presiden Amerika Serikat untuk pertemuan resmi pertama Board of Peace yang dibentuk guna menangani implementasi dan keberlanjutan gencatan senjata di Gaza.
“Sebagaimana Anda ketahui, saya di sini atas undangan Presiden Amerika Serikat untuk pertemuan yang sangat penting dalam Board of Peace. Ini merupakan pertemuan resmi pertama dewan tersebut yang dibentuk untuk menangani implementasi dan keberlanjutan gencatan senjata di Gaza. Kami berupaya untuk terus merintis jalan menuju solusi yang nyata dan abadi bagi isu Palestina,” kata Prabowo dalam acara Business Summit di US Chamber of Commerce, Washington DC, Amerika Serikat, Rabu (18/2) waktu setempat.
Ia kembali menekankan posisi Indonesia terhadap solusi dua negara.
“Bagi kita the real, the only long lasting solution is a two-state solution,” ujar Prabowo.
Menurut Prabowo, pertemuan tersebut berjalan baik dan menunjukkan kemajuan.
“Ya, Alhamdulillah tadi berjalan dengan baik, lancar ya. Kita lihat kemajuan-kemajuan yang sudah dicapai,” ujarnya.
Meski demikian, ia mengingatkan masih banyak tantangan yang harus dihadapi.
“Nampaknya sangat serius ya. Tadi walaupun kita bertekad untuk ini berhasil, karena ini memberi harapan, perdamaian. Walaupun tadi saya juga dalam statement singkat saya, saya juga ingatkan banyak kesulitan, masih di depan banyak hambatan, rintangan, obstacles,” ucap Prabowo.
Dalam konteks dukungan terhadap stabilisasi dan perdamaian, Prabowo menyampaikan kesiapan Indonesia untuk berkontribusi dalam misi internasional, termasuk kemungkinan pengiriman kelompok awal prajurit TNI dalam waktu dekat.
“Mungkin, ya kelompok-kelompok advance, mungkin tidak lama lah, mungkin 1-2 bulan ini,” ungkapnya.
Board of Peace merupakan forum multilateral yang digagas Trump untuk menangani konflik Palestina Israel khususnya Gaza. Dewan tersebut dibentuk secara resmi pada 22 Januari 2026 di Davos Swiss dan dipimpin langsung oleh Trump sebagai Chairman. Hingga pertengahan Februari 2026, tercatat sedikitnya 26 negara telah bergabung, termasuk Amerika Serikat, Argentina, Indonesia, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab.
Dalam rapat perdana itu, Trump juga menjanjikan bantuan sebesar US10 miliar untuk Gaza serta menyatakan komitmen membantu wilayah tersebut.
“Kita akan membantu Gaza. Kita akan memperbaikinya. Kita akan membuatnya sukses,” kata Trump, sambil mengangkat dokumen berisi janji-janji sebelum irama disko dari lagu tema yang diadopsinya, “YMCA,” terdengar dari pengeras suara seperti dikutip dari AFP.
Forum ini menjadi momentum penting bagi diplomasi Indonesia di panggung global, khususnya dalam upaya mendorong perdamaian yang berkelanjutan di kawasan Timur Tengah.
Related Tags & Categories :