Leet Media

Mengenal Letterboxd, Media Sosial Khusus Pecinta Film yang Kini Digunakan Lebih dari 26 Juta Orang

July 16, 2026 By RB

16 Juli 2026 – Letterboxd tengah menjadi perbincangan di media sosial setelah banyak netizen menyoroti kemiripan logonya dengan logo pada rompi petugas Sensus Ekonomi. Di balik viralnya logo tersebut, Letterboxd ternyata merupakan platform yang telah lama menjadi “rumah” bagi jutaan pencinta film di seluruh dunia. Aplikasi ini tidak hanya berfungsi sebagai katalog film, tetapi juga menjadi media sosial bagi para sinefil untuk mencatat tontonan, menulis ulasan, hingga berdiskusi dengan komunitas yang memiliki minat serupa.

Letterboxd Viral Setelah Logo Disebut Mirip Sensus Ekonomi

Perbincangan mengenai Letterboxd bermula ketika sejumlah warganet memperhatikan logo pada rompi petugas Sensus Ekonomi yang dianggap sangat mirip dengan logo Letterboxd. Perbedaannya hanya terletak pada urutan warna lingkarannya.

Logo Sensus Ekonomi terdiri dari tiga lingkaran berwarna oranye, hijau, dan biru. Sementara itu, logo Letterboxd menggunakan kombinasi warna biru, hijau, dan oranye.

Di balik kemiripan tersebut, Letterboxd sebenarnya merupakan platform yang telah berdiri sejak Oktober 2011. Aplikasi yang dikembangkan oleh Matthew Buchanan dan Karl von Randow di Auckland, Selandia Baru, ini dikenal sebagai jejaring sosial global untuk diskusi dan penemuan film.

Melalui laman resminya, Letterboxd mendeskripsikan diri sebagai platform yang memungkinkan pengguna mencatat film yang telah ditonton, memberikan rating, menulis ulasan, membuat daftar tontonan, hingga mengikuti aktivitas pengguna lain. Karena konsepnya yang mirip dengan Goodreads, banyak orang menyebut Letterboxd sebagai “Goodreads untuk film.”

Apa Itu Letterboxd

Letterboxd bukan sekadar aplikasi untuk memberi nilai pada film. Platform ini menggabungkan fungsi katalog film dengan media sosial sehingga pengguna dapat membangun profil berdasarkan kebiasaan menonton mereka.

Pengguna dapat membuat diary atau jurnal tontonan yang mencatat film berdasarkan tanggal ditonton. Selain itu, tersedia fitur statistik tahunan yang menampilkan berbagai ringkasan aktivitas menonton, mulai dari genre favorit hingga jumlah film yang telah disaksikan selama satu tahun.

Bagi pelanggan berbayar, Letterboxd juga menyediakan fitur tambahan seperti pengalaman bebas iklan, statistik yang lebih lengkap, filter layanan streaming favorit, hingga notifikasi watchlist.

Popularitas platform ini terus meningkat. Mengutip laporan The Guardian per Februari 2026, Letterboxd telah digunakan oleh lebih dari 26 juta pengguna di seluruh dunia. Basis pengguna terbesar berasal dari kelompok usia 18–24 tahun, disusul rentang usia 25–35 tahun.

Letterboxd Jadi Media Sosial Baru Para Sinefil

Tidak seperti media sosial pada umumnya, Letterboxd mempertemukan orang-orang yang memiliki ketertarikan terhadap dunia perfilman.

Pengguna dapat mengikuti akun orang lain, memberikan tanda suka pada ulasan, hingga berdiskusi mengenai film favorit maupun rilisan terbaru. Bahkan, banyak sutradara, aktor, kritikus film, dan pembuat konten sinema yang turut menggunakan platform ini.

Fenomena tersebut membuat Letterboxd berperan sebagai ruang diskusi film yang aktif. Banyak ulasan kreatif maupun jenaka yang kemudian menjadi viral dan ikut mendorong popularitas sebuah film.

Dalam pernyataannya kepada The Guardian, pihak Letterboxd mengatakan bahwa mereka memahami kebiasaan pengguna yang langsung menuliskan kesan setelah film selesai diputar.

“That impulse to get your thoughts down while they’re fresh is something we understand. It’s part of the ritual for many people. And obviously, phones out during the actual film is still a cardinal sin – we’re not monsters.”

Empat Kegunaan Letterboxd untuk Pecinta Film

Mencatat seluruh riwayat tontonan

Fitur utama Letterboxd memungkinkan pengguna menandai film yang sudah ditonton beserta tanggal penayangannya. Riwayat tersebut dapat menjadi arsip pribadi sekaligus membantu pengguna melihat perkembangan selera menonton dari waktu ke waktu.

Memberikan rating dan menulis ulasan

Setiap film dapat diberi penilaian mulai dari satu hingga lima bintang. Pengguna juga bebas menulis ulasan singkat maupun panjang sebagai catatan pribadi atau untuk dibagikan kepada komunitas.

Membuat daftar film sesuai kebutuhan

Melalui fitur Lists, pengguna dapat menyusun daftar film berdasarkan genre, suasana hati, rekomendasi, hingga tantangan menonton tertentu. Fitur ini memudahkan pengguna menemukan referensi film baru sekaligus mengelompokkan tontonan sesuai preferensi masing-masing.

Bergabung dengan komunitas pencinta film

Letterboxd menyediakan fitur follow, like, komentar, dan rekomendasi sehingga pengguna dapat berinteraksi dengan sesama pecinta film. Algoritma platform juga membantu menemukan akun dengan selera yang serupa sehingga pengalaman menemukan film baru menjadi lebih menarik.

Mengapa Letterboxd Semakin Populer

Popularitas Letterboxd tidak hanya didorong oleh tampilannya yang sederhana, tetapi juga karena berhasil mengubah aktivitas menonton menjadi pengalaman yang lebih interaktif. Pengguna tidak hanya selesai menonton sebuah film, tetapi juga diajak merekam pengalaman tersebut, berdiskusi, hingga menemukan rekomendasi baru dari komunitas global.

Viralnya logo Letterboxd akibat kemiripan dengan logo Sensus Ekonomi membuat semakin banyak orang mengenal platform ini. Namun di balik tren tersebut, Letterboxd telah lama menjadi aplikasi andalan para sinefil untuk mengarsipkan perjalanan menonton, berbagi opini, dan membangun komunitas yang sama-sama mencintai dunia perfilman.

Related Tags & Categories :

Modul