Emilia Perez: Film dengan Nominasi Oscar Terbanyak 2025 yang Penuh Kontroversi
February 24, 2025 By Abril Geralin
21 Februari 2025 – Film Emilia Perez mencetak sejarah dalam Academy Awards 2025 dengan meraih 13 nominasi, menjadikannya film dengan nominasi terbanyak tahun ini. Namun, di balik pencapaian tersebut, film ini juga menjadi pusat kontroversi. Mulai dari tuduhan rasisme terhadap pemeran utamanya hingga dugaan bahwa film ini digunakan sebagai alat politik, berbagai perdebatan mengiringi perjalanan Emilia Perez di ajang Oscar tahun ini.
Film dengan 13 Nominasi Oscar 2025
Academy Awards 2025 membawa banyak kejutan, salah satunya adalah dominasi film Emilia Perez yang berhasil meraih 13 nominasi. Film ini menjadi sorotan utama dalam ajang Oscar tahun ini, baik karena prestasinya maupun berbagai kontroversi yang menyertainya.
Kontroversi Seputar Karla Sofia Gascon
Salah satu aspek yang paling memicu perdebatan adalah keterlibatan Karla Sofia Gascon, aktris asal Spanyol yang juga seorang transgender, dalam film ini. Gascon menuai kecaman setelah beberapa kicauan lamanya di media sosial X (sebelumnya Twitter) yang mengandung unsur rasisme kembali mencuat.
Gascon dianggap hipokrit karena terlibat dalam film yang mengangkat isu minoritas, tetapi ia sendiri memiliki rekam jejak yang dinilai rasis.
Banyak pihak mengkritik pemilihan Gascon sebagai pemeran utama karena dianggap tidak sejalan dengan pesan film.
Isu ini semakin panas setelah komunitas LGBTQ+ dan kelompok minoritas lainnya bereaksi terhadap pernyataan lamanya.
Apakah Emilia Perez Layak Mendapatkan 13 Nominasi?
Tidak sedikit yang mempertanyakan kelayakan Emilia Perez dalam menerima nominasi sebanyak itu.
Beberapa kritikus menilai film ini memang berkualitas baik, tetapi tidak cukup kuat untuk meraih sebanyak 13 nominasi.
Ada anggapan bahwa film ini mendapatkan nominasi berlebihan karena faktor politik, bukan hanya kualitasnya.
Perdebatan ini semakin tajam setelah beberapa film lain yang dianggap lebih unggul justru mendapat lebih sedikit nominasi.
Selena Gomez dan Polemik di Media Sosial
Selain Gascon, Selena Gomez juga menjadi sorotan dalam perbincangan terkait Emilia Perez.
Gomez, yang memerankan karakter Jessi dalam film ini, sempat mengungkapkan empatinya terhadap warga Meksiko yang dideportasi.
Unggahannya di media sosial menunjukkan dirinya menangis, menyampaikan rasa simpati terhadap isu ini.
Sayangnya, unggahan tersebut justru mendapat serangan dari netizen, hingga akhirnya Gomez memilih untuk menghapusnya.
Insiden ini kembali memperlihatkan betapa sensitifnya isu imigrasi dan bagaimana opini publik dapat memengaruhi persepsi terhadap para figur publik.
Apakah Oscar 2025 Bermuatan Politik?
Source The museum of fine arts
Keputusan Academy Awards untuk memberikan banyak nominasi kepada Emilia Perez memunculkan spekulasi bahwa ada kepentingan politik di baliknya.
Beberapa pihak menduga bahwa langkah ini merupakan bentuk perlawanan terhadap kebijakan mantan Presiden Donald Trump yang dikenal memiliki sikap konservatif terhadap komunitas LGBTQ+.
Jika Emilia Perez berhasil memenangkan kategori Best Picture, spekulasi tentang kampanye politik melalui Oscar akan semakin kuat.
Oscar memang sering dianggap sebagai ajang yang tidak hanya menilai kualitas film, tetapi juga mencerminkan dinamika politik dan sosial yang sedang berlangsung di Amerika Serikat.
Kesimpulan
Emilia Perez adalah film yang mendapatkan banyak perhatian di ajang Oscar 2025, baik karena prestasinya maupun berbagai kontroversi yang mengikutinya.
Isu rasisme yang menimpa Karla Sofia Gascon membuat banyak pihak mempertanyakan kredibilitas film ini sebagai representasi minoritas.
Reaksi negatif terhadap unggahan Selena Gomez semakin memperlihatkan betapa sensitifnya isu sosial yang diangkat dalam film ini.
Dugaan bahwa Oscar digunakan sebagai alat politik semakin menguat seiring dengan banyaknya nominasi yang diterima oleh Emilia Perez.
Apakah kemenangan Emilia Perez nantinya akan menjadi bukti bahwa Oscar semakin condong ke arah kampanye politik? Ataukah film ini benar-benar layak menang berdasarkan kualitasnya? Jawabannya masih harus kita tunggu pada malam penganugerahan Oscar nanti.