April 2, 2025 By Abril Geralin
02 April 2025 – Jagat media sosial Indonesia belakangan ini dihebohkan dengan peredaran video yang mengklaim bahwa Shin Tae-yong telah kembali memimpin latihan Timnas Indonesia. Video tersebut diunggah oleh akun YouTube bernama “Garuda Revolusi” dan berhasil menarik perhatian ribuan penonton yang antusias mendengar kabar “kembalinya” pelatih asal Korea Selatan tersebut.
Dalam video yang viral itu, terdapat cuplikan gambar yang menampilkan sosok Shin Tae-yong yang disebut-sebut sedang memimpin latihan skuad Garuda. Tak heran jika berita ini cepat menyebar dan menjadi perbincangan hangat di kalangan penggemar sepak bola Tanah Air, mengingat prestasi gemilang yang pernah ditorehkan STY selama masa kepelatihannya di Timnas Indonesia.
Namun, kabar yang menyenangkan ini ternyata tidak sesuai dengan kenyataan. Tim Pemeriksa Fakta Mafindo melakukan penelusuran mendalam dan menemukan bahwa narasi yang disampaikan dalam video tersebut tidak sesuai dengan isi visualnya. Cuplikan yang ditampilkan sebenarnya adalah materi mengenai perjuangan Timnas Indonesia di ajang kualifikasi Piala Dunia 2026, bukan momen Shin Tae-yong sedang memimpin latihan seperti yang diklaim.
Dilansir dari turnbackhoax.id, setelah dilakukan penelusuran lebih lanjut dengan kata kunci “Shin Tae-yong kembali melatih timnas” di mesin pencari Google, hasil yang muncul justru mengarah pada artikel dari inews.id dengan judul “Apakah Shin Tae-yong Kembali Melatih Timnas Indonesia? Terungkap Rencana Besar Shin Tae-yong di Dunia Sepak Bola Tanah Air”. Artikel tersebut sama sekali tidak mengonfirmasi kembalinya STY sebagai pelatih Timnas.
Tidak ditemukan sumber kredibel atau informasi resmi yang mendukung klaim kembalinya Shin Tae-yong sebagai juru taktik Tim Nasional. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa informasi tersebut adalah hoaks yang masuk dalam kategori konten palsu yang berpotensi menyesatkan publik.
Munculnya hoaks ini tidak lepas dari kenangan manis yang ditinggalkan Shin Tae-yong selama menjabat sebagai pelatih Timnas Indonesia. Di bawah kepemimpinannya, Timnas Indonesia berhasil mencatatkan prestasi yang cukup membanggakan. Tim Garuda mampu lolos ke putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia dan memastikan tempat langsung di Piala Asia 2027.
Prestasi-prestasi tersebut berhasil meningkatkan peringkat FIFA Timnas Indonesia secara signifikan. Shin Tae-yong pun bukan sekadar pelatih biasa di mata masyarakat Indonesia. Ia dianggap sebagai sosok yang membawa angin segar dan mengubah wajah persepakbolaan nasional dengan pendekatan melatihnya yang disiplin dan strategis.
Gaya kepemimpinan STY yang tegas dan ketat dalam menerapkan disiplin berhasil mengangkat mental para pemain Timnas Indonesia. Hal inilah yang membuat pemecatannya beberapa waktu lalu menyisakan kekecewaan mendalam bagi para pendukung setia Timnas Indonesia.
Keputusan PSSI untuk mengakhiri kerja sama dengan Shin Tae-yong memang menuai banyak kontroversi. Meskipun prestasinya cukup baik, berbagai faktor menjadi pertimbangan PSSI untuk tidak melanjutkan kontrak dengan pelatih berusia 54 tahun tersebut.
Kerinduan publik terhadap sosok STY semakin menguat setelah melihat performa Timnas Indonesia yang kurang memuaskan di bawah kepemimpinan pelatih baru, Patrick Kluivert. Kekalahan telak 5-1 dari Australia menjadi sorotan tajam dan memicu perbandingan antara gaya melatih Kluivert dengan Shin Tae-yong.
Fenomena hoaks tentang kembalinya Shin Tae-yong sempat mencapai puncaknya pada tanggal 1 April lalu. Sebuah akun Twitter bernama @utdfocusid mengunggah informasi bahwa mantan pelatih Timnas Korea Selatan itu telah direkrut kembali oleh PSSI. Akun tersebut bahkan menyebutkan detail bahwa STY akan mulai aktif bekerja sebagai Direktur Teknik (DOF) pada pertengahan April.
“Hal ini dikonfirmasi langsung oleh exco PSSI, Arya Sinulingga. STY dikonfirmasi akan mulai aktif bekerja sebagai DOF pada pertengahan bulan April ini. Welcome back, Coach STY!” tulis @utdfocusid dalam cuitannya.
Cuitan tersebut langsung dibanjiri komentar dari netizen Indonesia yang antusias. Namun, setelah diperhatikan lebih lanjut, ternyata informasi ini hanyalah bagian dari tradisi April Mop atau lelucon 1 April, di mana orang-orang sengaja menyebarkan informasi palsu untuk menghibur.
Seorang publik figur yang juga dikenal sebagai pencinta sepak bola, Dokter Tirta, memberikan komentar yang membuat warganet tersadar: “WKwkwk c k April Mop terjauh ini. Banyak yang kegocek.”
Meskipun tidak kembali melatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong tetap menunjukkan komitmennya terhadap perkembangan sepak bola Indonesia. Salah satu bentuk komitmen tersebut adalah dengan mendirikan Shin Tae-yong Foundation yang berfokus pada pengembangan sepak bola usia dini di Indonesia.
Inisiatif ini menunjukkan bahwa meskipun tidak lagi menjabat sebagai pelatih Tim Nasional, STY masih memiliki perhatian khusus terhadap masa depan sepak bola Tanah Air. Hal ini juga semakin memperkuat posisinya sebagai sosok yang dicintai oleh masyarakat Indonesia.
Fenomena hoaks kembalinya Shin Tae-yong memberikan pelajaran penting bagi kita semua, terutama di era digital seperti sekarang ini. Beberapa hal yang perlu diperhatikan:
Reaksi positif masyarakat terhadap kabar palsu kembalinya Shin Tae-yong juga menunjukkan bahwa pelatih asal Korea Selatan ini masih memiliki tempat istimewa di hati para pecinta sepak bola Indonesia. Hal ini bisa menjadi bahan evaluasi bagi PSSI dalam memilih pelatih yang tepat untuk membawa Timnas Indonesia meraih prestasi lebih tinggi di masa mendatang.
Meskipun kabar kembalinya Shin Tae-yong ke Timnas Indonesia hanyalah hoaks, kita tetap bisa mengapresiasi kontribusi yang telah diberikannya selama masa kepelatihannya. Berkat STY, sepak bola Indonesia memiliki harapan baru untuk bisa bersaing di kancah internasional.
Sambil menantikan perkembangan Timnas Indonesia di bawah arahan pelatih baru, mari kita tetap mendukung tim Garuda dengan sepenuh hati. Sebagai pecinta sepak bola sejati, dukungan kita tidak boleh luntur, siapapun yang menjadi pelatih. Semoga Timnas Indonesia bisa terus berkembang dan meraih prestasi lebih baik lagi di masa depan.