Leet Media

Jakarta Bakal Punya Pulau Kucing: Impian Pramono Anung untuk Destinasi Wisata Baru

April 1, 2025 By Abril Geralin

01 April 2025 – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memiliki rencana ambisius untuk membangun pulau kucing di Kepulauan Seribu. Inisiatif ini bukan hanya sekadar janji kampanye, melainkan sudah mulai dimatangkan sebagai program nyata Pemprov DKI Jakarta. Dalam beberapa kesempatan, Pramono menegaskan bahwa ia ingin menjadikan Jakarta sebagai kota yang ramah tidak hanya bagi manusia, tetapi juga bagi hewan, terutama kucing.

“Saya secara pribadi berkeinginan agar Jakarta itu benar-benar jadi kota yang ramah terhadap hewan, karena memang tidak semua berpikiran seperti kita. Banyak sekali kucing-kucing yang diperlakukan benar-benar kehewanannya hilang begitu ya,” ungkap Pramono di Balai Kota Jakarta, Kamis, 20 Maret 2025.

Ide pulau kucing ini terinspirasi dari konsep serupa yang telah sukses diterapkan di Jepang. Pulau Aoshima di Prefektur Ehime, Jepang, telah lama menjadi destinasi wisata populer bagi pecinta kucing dari seluruh dunia. Meskipun Pulau Kucing di Jepang diperkirakan akan mengalami penurunan populasi kucing dalam beberapa tahun ke depan karena program sterilisasi, konsep ini tetap menjadi inspirasi bagi Pramono.

“Jadi gagasan mengenai pulau kucing sebenarnya bukan hal yang baru. Di Jepang itu sudah dilakukan. Dan Pulau Kucing di Jepang itu menjadi tempat tujuan wisata yang luar biasa,” kata Pramono.

Potensi Ekonomi dan Kesejahteraan Hewan

Source: Media Asuransi

Menurut Pramono, pulau kucing tidak hanya akan menjadi tempat penampungan bagi kucing-kucing liar, tetapi juga dapat menjadi destinasi wisata yang menarik minat pengunjung domestik maupun mancanegara. Hal ini didasarkan pada besarnya komunitas pecinta kucing di Indonesia, khususnya di Jakarta.

“Komunitas cat lovers ini kan gede banget, termasuk di Jakarta ini. Hanya memang belum mendapatkan ruang yang baik,” jelasnya.

Dari sisi ekonomi, Pramono meyakini bahwa pembangunan pulau kucing akan memberikan dampak positif terhadap perekonomian Kepulauan Seribu. “Kalau memang nanti bisa kita wujudkan, maka itu juga bisa jadi penghasilan (revenue) bagi Kepulauan Seribu, untuk orang datang kemudian menikmati wisata kucing,” tuturnya.

Pramono menambahkan bahwa pulau tersebut juga akan berfungsi sebagai pusat rehabilitasi kucing. Rencananya, di pulau tersebut akan dibangun rumah sakit khusus kucing dengan standar penanganan yang akan disusun sedemikian rupa untuk memastikan kesejahteraan kucing-kucing yang ditampung di sana.

Program Terintegrasi untuk Kesejahteraan Hewan

Pembangunan pulau kucing merupakan bagian dari program terintegrasi Pemprov DKI Jakarta untuk meningkatkan kesejahteraan hewan di ibu kota. Selain pulau kucing, Pramono juga berencana untuk menghadirkan puskesmas bagi hewan-hewan.

“Kalau sekarang ini baru ada satu di Ragunan. Ini penting karena hewan di Jakarta itu luar biasa perkembangannya. Cat lover itu luar biasa, bahkan sekarang saja Bobby Kartanegara (kucing milik Presiden Prabowo Subianto) sudah sampai Istana,” ujar Pramono.

Gubernur DKI Jakarta ini berharap, di akhir masa kepemimpinannya, setiap kota dan kabupaten di Jakarta sudah memiliki puskesmas khusus hewan. Program ini menunjukkan komitmen Pramono untuk menjadikan Jakarta sebagai kota yang lebih manusiawi dan peduli terhadap hewan.

Sterilisasi dan Pengendalian Populasi

Source: Detik.com

Selain membangun pulau kucing, Pemprov DKI Jakarta juga gencar melakukan program sterilisasi untuk mengendalikan populasi kucing liar di Jakarta. Program ini telah membuahkan hasil yang mengesankan, hingga berhasil meraih penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) atas pencapaian bakti sosial sterilisasi kucing terbanyak.

“Kami sudah mencapai angka seribu, dan mudah-mudahan tahun ini bisa mencapai 21.000,” kata Pramono dengan optimis.

Program sterilisasi ini merupakan bagian dari upaya Pemprov DKI Jakarta untuk menjaga status Jakarta sebagai kota bebas rabies dan meminimalisir penyebaran penyakit akibat hewan. “Saya sudah melakukan sterilisasi kucing ini karena bagaimana Jakarta yang sekarang sudah menyandang sebagai kota anti rabies dan penyebaran penyakit karena binatang ini harus kita pertahankan,” ungkap Pramono.

Dukungan dari Komunitas Pecinta Kucing

Rencana pembangunan pulau kucing mendapat dukungan penuh dari komunitas pecinta kucing di Jakarta. Sonny Kastara Dhaniswara, perwakilan komunitas pecinta kucing yang menyerahkan penghargaan MURI kepada Pramono, menyatakan bahwa pembangunan pulau kucing merupakan impian yang harus diwujudkan.

“Jadi ide Pulau Kucing itu kami para cat lovers mempunyai suatu impian dan harus jadi kenyataan jadi bukan sekedar impian, bahwa kami bisa ada suatu tempat untuk bukan tempat pembuangan kucing ya, justru untuk tempat menyejahterakan kucing,” pungkasnya.

Ia juga mengenang janji kampanye Pramono terkait pembentukan cat island atau kepulauan kucing. “Saya mengingat betapa Pak Gubernur sewaktu kampanye cat island atau kepulauan kucing dan saya bisa pastikan dengan restu dari beliau pulau kucing, pertanyaannya bukan lagi bisa? tapi kapan?” ungkap Sonny.

Tantangan dan Regulasi

Meskipun memiliki visi yang jelas untuk pulau kucing, Pramono juga mengakui bahwa tidak semua orang menyukai kehadiran kucing liar. “Yang jelas kita akan mengatur supaya kucing bisa hidup dengan baik di Jakarta. Tidak semua orang bisa menerima kucing liar, dan itu tidak boleh diabaikan. Oleh karena itu, populasinya juga harus dibatasi melalui sterilisasi,” tuturnya.

Oleh karena itu, Pemprov DKI Jakarta juga akan membuat regulasi yang memastikan kucing dapat hidup dengan baik di Jakarta tanpa mengganggu masyarakat yang mungkin tidak menyukai kehadiran kucing liar. Regulasi ini akan mencakup aturan mengenai pemberian makan kucing liar di tempat-tempat umum dan penanganan kucing liar yang mengganggu.

Masa Depan Jakarta yang Ramah Hewan

Program pulau kucing dan inisiatif terkait kesejahteraan hewan lainnya merupakan bagian dari visi Pramono untuk menjadikan Jakarta sebagai kota yang lebih humanis dan peduli lingkungan. Sebagai politisi PDI-Perjuangan yang kini menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta, Pramono ingin meninggalkan warisan berupa kota yang tidak hanya ramah bagi manusia, tetapi juga bagi hewan.

“Saya secara pribadi berkeinginan agar Jakarta itu benar-benar jadi kota yang ramah terhadap hewan,” tegasnya.

Dengan rencana pembangunan pulau kucing di Kepulauan Seribu, Jakarta mungkin akan segera memiliki destinasi wisata unik yang tidak hanya menarik bagi pecinta kucing, tetapi juga memberikan solusi untuk penanganan kucing liar di ibu kota. Jika berhasil, ini akan menjadi contoh nyata bagaimana sebuah kota besar dapat mengelola populasi hewan liar dengan cara yang humanis, sekaligus menciptakan potensi ekonomi baru dalam sektor pariwisata.

Bagi para pecinta kucing dan masyarakat Jakarta pada umumnya, rencana ini membawa harapan baru untuk keberlangsungan hidup kucing-kucing liar di ibu kota dan peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesejahteraan hewan.