Leet Media

Jajaran Direksi Baru BNI Diisi Banker Handal! Putrama Wahju Setyawan Jadi Dirut, Didampingi Alexandra Askandar Sebagai Wadirut

March 26, 2025 By Diva Permata Jaen

27 Maret 2025 – Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) pada hari ini, Rabu (26/3/2025), resmi menyetujui perubahan susunan pengurus perseroan. Dalam keputusan tersebut, Putrama Wahju Setyawan ditunjuk sebagai Direktur Utama BNI menggantikan Royke Tumilaar, yang diberhentikan dengan hormat setelah menjabat sebagai BNI-1 sejak 2 September 2020.

Putrama sebelumnya menjabat sebagai Wakil Direktur Utama BNI sejak 2024, setelah diangkat sebagai Direktur pada 2020. Kini, dengan kepercayaan penuh dari para pemegang saham, ia siap memimpin BNI dalam menghadapi tantangan industri perbankan ke depan.

Selain itu, RUPST juga menyepakati penunjukan Alexandra Askandar sebagai Wakil Direktur Utama BNI. Sebelumnya, Alexandra menjabat sebagai Wakil Direktur Utama di PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI). Posisi yang ditinggalkannya di Bank Mandiri kini diisi oleh Riduan, yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Corporate Banking BMRI.

Pembagian Dividen dan Kinerja Keuangan

Selain perubahan kepemimpinan, RUPST BNI juga menetapkan pembagian dividen tunai sebesar Rp13,95 triliun untuk tahun buku 2024. Jumlah tersebut setara dengan 65% dari laba bersih BNI yang mencapai Rp21,46 triliun pada 2024. Dengan demikian, nilai dividen yang dibagikan kepada pemegang saham setara dengan Rp374,05 per saham.

Dibandingkan dengan tahun sebelumnya, rasio pembagian dividen ini meningkat signifikan. Pada 2023, BNI menebar dividen sebesar 50% dari laba bersih atau senilai Rp10,45 triliun. Sementara itu, 35% dari laba tahun buku 2024, atau sekitar Rp7,51 triliun, akan digunakan sebagai saldo laba ditahan untuk memperkuat modal dan ekspansi bisnis perseroan.

Keputusan ini mencerminkan optimisme para pemegang saham terhadap prospek BNI di bawah kepemimpinan Putrama Wahju Setyawan dan Alexandra Askandar. Dengan latar belakang dan pengalaman yang kuat di industri perbankan, keduanya diharapkan dapat membawa BNI ke tingkat pertumbuhan yang lebih tinggi di masa depan.