Leet Media

Indonesia dan Peluang Lolos ke Piala Dunia, Bukan Kali Pertama

March 27, 2025 By Abril Geralin

27 Maret 2025 – Timnas Indonesia terus menjaga asa untuk lolos ke Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Bahrain dengan skor 1-0 di Stadion Gelora Bung Karno pada 25 Maret 2025. Gol kemenangan dicetak oleh Ole Romeny pada menit ke-24, yang menjadi kemenangan kedua Indonesia di Grup C Putaran Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia setelah sebelumnya menumbangkan Arab Saudi 2-0.

Dengan kemenangan ini, Indonesia tetap berada di posisi keempat dengan sembilan poin dari delapan pertandingan, unggul tiga poin atas Bahrain dan China. Sementara itu, dengan Arab Saudi yang berada di peringkat ketiga, hanya ada selisih satu poin, dan empat poin dengan Australia di posisi kedua.

Jika Indonesia berhasil memenangkan laga melawan China pada 5 Juni mendatang dan Bahrain gagal menang, maka tiket ke Putaran Keempat Kualifikasi sudah di tangan. Pada tahap ini, Indonesia bersama lima tim lainnya akan dibagi dalam dua grup yang masing-masing berisi tiga tim. Tiga tim teratas akan langsung lolos ke Piala Dunia, sementara tiga runner-up akan berlaga di Playoff Asia.

Indonesia di Piala Dunia 1938

Source: BBC

Sebelum berbicara tentang peluang di Piala Dunia 2026, penting untuk mengingat bahwa Indonesia bukanlah pendatang baru dalam ajang sepak bola dunia. Menurut catatan FIFA, Indonesia merupakan tim Asia pertama yang tampil di Piala Dunia, yaitu pada edisi 1938 di Prancis. Saat itu, Indonesia masih menggunakan nama Hindia Belanda.

Lolos Tanpa Kualifikasi

Pada Piala Dunia 1938, FIFA hanya menyediakan dua slot untuk Asia. Awalnya, Jepang yang seharusnya mewakili Asia, tetapi mereka mengundurkan diri karena terlibat dalam Perang Asia Timur. Akibatnya, Indonesia secara otomatis mendapatkan tiket ke Piala Dunia tanpa harus melewati babak kualifikasi.

Hungaria Jadi Lawan Pertama

Tanpa kualifikasi bukan berarti perjalanan Indonesia mudah. Pada laga pertama, Indonesia harus menghadapi tim unggulan saat itu, Hungaria. Bertanding di Velodrome Municipal, Reims, tim yang dilatih Johan Mastenbroek ini harus mengakui keunggulan Hungaria dengan skor 0-6. Sistem gugur yang diterapkan pada saat itu membuat Indonesia langsung tersingkir setelah hanya memainkan satu pertandingan.

Meskipun demikian, FIFA tetap mencatat Indonesia sebagai negara Asia pertama yang tampil di Piala Dunia, meskipun dengan jumlah pertandingan paling sedikit.

Kapten Timnas, Alumni Universitas Airlangga

Source: Detik.com

Salah satu tokoh penting dalam tim Indonesia di Piala Dunia 1938 adalah Achmad Nawir, yang menjadi kapten tim. Menariknya, Nawir bukan hanya seorang pesepak bola, tetapi juga seorang mahasiswa kedokteran dari Universitas Airlangga. Ia terpilih secara aklamasi sebagai kapten tim dan memimpin skuad Indonesia dalam pertandingan bersejarah tersebut.

Hampir Lolos ke Piala Dunia 1986

Setelah Piala Dunia 1938, Indonesia nyaris kembali berpartisipasi dalam edisi 1986 di Meksiko. Saat itu, Indonesia yang dilatih oleh Sinyo Aliandoe berhasil menjadi juara Sub Grup IIIB setelah mengalahkan tim-tim seperti Thailand, India, dan Bangladesh. Namun, di putaran kedua zona Asia, Indonesia harus menghadapi Korea Selatan dan kalah dalam dua leg pertandingan (0-2 dan 1-4). Akibatnya, mimpi untuk kembali tampil di Piala Dunia harus tertunda.

Perjalanan Indonesia menuju Piala Dunia bukanlah sesuatu yang baru. Jika Indonesia berhasil lolos ke Piala Dunia 2026, maka ini akan menjadi kali kedua dalam sejarah setelah 1938. Namun, kali ini akan jauh lebih berarti karena Indonesia harus melalui jalur kualifikasi yang lebih kompetitif. Dengan skuad yang semakin solid dan dukungan besar dari para penggemar, Indonesia berpotensi menorehkan sejarah baru dalam sepak bola dunia.