Leet Media

Indonesia Airlines, Maskapai Baru yang Dimiliki Orang Aceh Berbasis di Singapura, Siap Melayani Penerbangan Internasional!

March 10, 2025 By Rio Baressi

10 Maret 2025 – Indonesia Airlines hadir sebagai maskapai penerbangan premium yang memadukan kemewahan perjalanan jet pribadi dengan kenyamanan penerbangan komersial. Maskapai ini didirikan oleh Calypte Holding Pte. Ltd., perusahaan berbasis di Singapura, yang juga bergerak di sektor energi terbarukan dan pertanian. Meskipun menggunakan nama Indonesia, maskapai ini fokus pada penerbangan internasional dan berbasis operasional di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.

Profil Iskandar Pendiri dan CEO Indonesia Airlines

Iskandar, pendiri sekaligus Chief Executive Officer (CEO) Indonesia Airlines, merupakan pengusaha asal Indonesia yang lahir di Bireuen, Aceh, pada 7 April 1983. Perjalanan kariernya dimulai setelah ia bergabung dengan Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (BRR) Aceh-Nias pascatsunami. Setelahnya, ia berkarier di PLN, perbankan, dan asuransi sebelum akhirnya terjun ke sektor energi.

Pada tahun 2015, Iskandar memulai proyek kelistrikan dengan menggandeng investor dari berbagai negara. Meski sempat terdampak pandemi, ia mendirikan Calypte Holding Pte. Ltd. pada tahun 2022. Perusahaan ini kini berkembang di tiga sektor utama: energi, pertanian, dan penerbangan.

Dengan pengalaman yang luas, Iskandar membawa visinya ke dalam Indonesia Airlines untuk mendefinisikan ulang perjalanan udara premium. Ia ingin menjadikan maskapai ini sebagai simbol global kemakmuran Indonesia, dengan layanan yang memadukan keselamatan, keramahan, dan inovasi teknologi.

Layanan Premium dengan Armada Modern

Indonesia Airlines berkomitmen untuk menawarkan layanan penerbangan premium yang sebelumnya hanya tersedia dalam penerbangan jet pribadi. Dalam tahap awal, maskapai ini akan mengoperasikan 20 pesawat, yang terdiri dari:

Strategi ini memungkinkan penumpang menikmati kenyamanan maksimal, mulai dari kabin mewah hingga layanan makanan dan hiburan kelas dunia.

Rute Internasional ke 30 Negara

Dalam lima tahun pertama operasinya, Indonesia Airlines menargetkan untuk melayani penerbangan ke 48 kota di 30 negara. Beberapa rute strategis yang akan dilayani meliputi:

Keputusan untuk fokus pada penerbangan internasional premium ini bertujuan untuk mengisi ceruk pasar yang belum banyak dijajaki oleh maskapai lain di Indonesia.

Tim Profesional untuk Mewujudkan Visi Besar

Indonesia Airlines merekrut para ahli dari maskapai besar dunia untuk menjamin kualitas layanan. Posisi strategis seperti Direktur Operasional dan Manajer Awak Kabin diisi oleh individu berpengalaman dari Singapore Airlines, British Airways, dan Emirates. Dengan tim ini, maskapai yakin mampu menciptakan pengalaman terbang terbaik yang aman dan nyaman.

Mengapa Tidak Melayani Rute Domestik?

Berbeda dari maskapai lain, Indonesia Airlines tidak melayani rute domestik. Hal ini didasarkan pada analisis pasar yang menunjukkan tingginya potensi di sektor penerbangan internasional premium. Selain itu, maskapai ingin menghindari persaingan ketat di rute domestik dengan pemain besar seperti Garuda Indonesia dan Lion Air Group.

Perizinan Penerbangan

Dilansir dari tribunnews.com, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memastikan pihaknya belum memberikan izin operasional maskapai baru asal Singapura, Indonesia Airlines lantaran pihaknya belum menerima pengajuan izin operasional. 

Tapi, dilansir dari kumparan.com Tim Pengembangan Indonesia Airlines mengatakan perusahaan bersama konsultan tengah menyusun dokumen untuk proses perizinan dan pengajuan Air Operation Certificate (AOC) kepada Kemenhub.

“Rencananya Indonesia Airlines akan mengajukan AOC pada bulan Mei 2025 dan ditargetkan Indonesia Airlines akan menerima sertifikat AOC pada bulan November 2025,” katanya saat dihubungi kumparan, Senin (10/3).

Visi dan Misi Indonesia Airlines

Chief Executive Officer (CEO) Indonesia Airlines, Iskandar, menjelaskan bahwa visi maskapai ini adalah menjadi simbol global kemakmuran Indonesia dan perayaan budaya lokal. Dengan misi mendefinisikan ulang perjalanan premium, maskapai ini mengutamakan keselamatan sambil membawa keramahtamahan khas Indonesia ke seluruh dunia.