November 3, 2026 By RB

Pengurus Pusat Kickboxing Indonesia (PP KBI) bersama KBI Pro akan menggelar Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Kickboxing Indonesia 2026 pada 12–13 November 2026 di Jakarta International Velodrome, Rawamangun, Jakarta Timur. Mengusung tajuk BLAZE: The Real Champion – From National Competition to Professional Glory, kejuaraan ini akan diikuti sekitar 250 atlet dari 23 provinsi yang bertanding dalam 56 nomor kategori junior dan senior. Selain menjadi ajang kompetisi nasional, kegiatan ini juga menjadi salah satu indikator seleksi atlet untuk memperkuat Timnas Indonesia di Asian Kickboxing Championships 2026 di Kamboja.
Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 bukan sekadar kompetisi untuk memperebutkan gelar juara nasional. Ajang ini juga menjadi kesempatan bagi PP KBI untuk mengevaluasi hasil pembinaan atlet dari berbagai daerah sekaligus menentukan kandidat yang berpeluang masuk tim nasional.
Ketua Umum PP KBI, Ngatino, mengatakan kejuaraan tersebut memiliki peran penting dalam meningkatkan prestasi kickboxing Indonesia agar mampu bersaing di tingkat Asia maupun internasional.
Menurutnya, kolaborasi antara PP KBI dan KBI Pro melalui pengenalan BLAZE diharapkan dapat membangun ekosistem olahraga yang berkelanjutan. Sistem tersebut dirancang untuk menghubungkan pembinaan atlet amatir dengan jenjang kompetisi profesional.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum Bidang Pembinaan Prestasi, Sports Science & Medis PP KBI, Adrieyani Mandey, menjelaskan bahwa hasil pertandingan akan menjadi salah satu bahan evaluasi untuk menentukan atlet terbaik.
“Akan kita evaluasi ulang yang terbaik dari yang terbaik kita bawa menuju Kejuaraan Asia di Kamboja. Tentunya harapannya bukan hanya di Kamboja saja, tapi juga banyak event internasional lainnya,” ujar Adrieyani.
Asian Kickboxing Championships 2026 sendiri dijadwalkan berlangsung di Kamboja pada Desember mendatang.

Berbeda dari penyelenggaraan kompetisi olahraga pada umumnya, Kejurnas Kickboxing 2026 turut menghadirkan pendekatan sports entertainment atau perpaduan antara pertandingan olahraga dan hiburan.
Wakil Ketua PP KBI, Natasya Synne, menyebut konsep tersebut bertujuan memperluas daya tarik kickboxing agar semakin dikenal masyarakat, terutama generasi muda.
Meski menghadirkan unsur hiburan, penyelenggara tetap menempatkan sportivitas, integritas kompetisi, kedisiplinan, dan semangat juang atlet sebagai nilai utama pertandingan.
Rangkaian kegiatan akan mencapai puncaknya melalui Gala Night yang menyuguhkan 10 partai final pilihan serta satu pertandingan Celebrity Fight Exhibition.
Sejumlah musisi juga dijadwalkan tampil dalam sesi Mid-Fight Show, di antaranya RAN, DJ Yasmin, Juan Reza (JRZ), dan Danil Josse.
Acara tersebut turut melibatkan sejumlah figur publik sebagai pembawa acara, yakni Adit Insomnia, Aji Sabha, Gilang Dirga, Oki Rengga, Jaswin Kaur Dhillon, dan Paul Palele. Sementara itu, Volland Humonggio, Eca Aura, dan Ravli Nasution akan mengisi posisi komentator pertandingan.
Pengenalan BLAZE menjadi salah satu agenda penting dalam penyelenggaraan Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026. Program ini merupakan bagian dari upaya PP KBI dan KBI Pro untuk mengembangkan jalur profesional bagi atlet kickboxing di Indonesia.
Melalui kolaborasi tersebut, atlet diharapkan memiliki kesempatan untuk melanjutkan karier setelah mengikuti kompetisi amatir. Dengan begitu, pembinaan olahraga tidak hanya berorientasi pada prestasi kejuaraan, tetapi juga menyediakan jenjang kompetisi yang lebih luas.
BLAZE direncanakan mulai berjalan sebagai ekosistem liga kickboxing profesional Indonesia pada 2027.
Untuk masyarakat yang ingin menyaksikan pertandingan secara langsung, tiket BLAZE 2026 tersedia melalui platform Artatix. Harga tiket Early Bird dibanderol Rp75.000, sedangkan tiket Regular seharga Rp100.000.
Pembelian tiket dapat dilakukan melalui Artatix BLAZE 2026.
Seluruh rangkaian acara juga dapat disaksikan secara daring melalui Vidio.com dan kanal YouTube @Blaze.Champion.
Kickboxing merupakan olahraga bela diri yang menggabungkan teknik pukulan tangan dan tendangan kaki. Berbeda dengan boxing atau tinju yang hanya mengandalkan serangan menggunakan tangan, kickboxing memungkinkan atlet menggunakan kombinasi pukulan dan tendangan dalam pertandingan.
Olahraga ini membutuhkan kekuatan, stamina, kecepatan, keseimbangan, serta koordinasi tubuh yang baik. Gerakan menyerang dan menghindari lawan juga membuat kickboxing menjadi aktivitas fisik yang melibatkan berbagai kelompok otot.
Dalam sejarahnya, boxing merupakan salah satu olahraga bela diri tertua yang sudah dipertandingkan dalam Olimpiade Yunani Kuno pada 688 SM. Sementara itu, kickboxing modern mulai berkembang di Jepang pada 1950-an melalui perpaduan teknik karate dan Muay Thai.
Dari sisi peraturan, pertandingan boxing melarang penggunaan tendangan, serangan lutut, dan teknik bergulat. Sebaliknya, kickboxing memperbolehkan kombinasi pukulan dan tendangan, dengan aturan serangan yang menyesuaikan jenis pertandingan atau regulasi yang digunakan.
Keduanya juga memiliki perlengkapan pelindung yang hampir serupa, seperti sarung tinju, pelindung mulut, dan pelindung selangkangan. Namun, kickboxing umumnya menggunakan celana pendek khusus untuk menunjang pergerakan kaki.
Dengan perkembangan kompetisi nasional hingga pengenalan liga profesional melalui BLAZE, kickboxing Indonesia diharapkan memiliki ruang lebih besar untuk melahirkan atlet berprestasi sekaligus memperluas popularitas olahraga bela diri tersebut.
Related Tags & Categories :