Leet Media

Orang Utan Solo Safari Lepas dan Berkeliaran di Jalan Raya hingga Warung Makan

August 19, 2026 By RB

19 Agustus 2026 – Orang utan dari Solo Safari sempat lepas dari area exhibit dan berkeliaran di sekitar jalan raya hingga warung makan di kawasan Solo, Jawa Tengah. Hewan tersebut bahkan dilaporkan menjatuhkan sejumlah kendaraan yang terparkir sebelum akhirnya berhasil diamankan petugas dan dikembalikan ke area exhibit dalam kondisi terkendali.

Orang Utan Keluar dari Area Solo Safari

Insiden orang utan lepas dari Solo Safari tersebut terjadi pada Selasa (18/8/2026) dan kemudian ramai diperbincangkan di media sosial. Salah satu video mengenai kejadian itu diunggah akun Instagram @infocegatansolo.fb.

Orang utan tersebut diketahui keluar dari area exhibit dan bergerak menuju kawasan yang berada di sekitar permukiman serta tempat usaha warga. Kehadiran satwa liar itu sontak membuat warga dan pengunjung di sekitar lokasi panik.

Eko, petugas parkir di salah satu warung makan, mengatakan orang utan pertama kali terlihat datang dari arah timur. Satwa tersebut kemudian melompat hingga menuju bagian depan warung makan.

“Orang utan melompat dari dinding jalan sampai depan buah, terus nyeberang, ngebrokke (menjatuhkan) hik, di depan ini, terus masuk ke sini. Gitu lho. Sampai dimbrokke (dijatuhkan), kendaraan dua itu,” kata Eko.

Menurut Eko, setelah menjatuhkan dua kendaraan yang berada di lokasi, orang utan tersebut kembali bergerak menuju jalan yang lebih besar. Satwa itu kemudian dilaporkan berjalan hingga ke kawasan pasar dan kos-kosan yang berada di sekitar lokasi.

“Orang utan terus jalan sana, sampai ke pasar, terus ke tempat kos-kosan sebelah situ. Terus baru diatasi dari pihak, dari Satwa Tarunya itu,” ungkapnya.

Warga Sempat Ketakutan

Kemunculan orang utan di luar area konservasi membuat warga sekitar memilih meningkatkan kewaspadaan. Bahkan, pihak warung makan menutup rapat pintu untuk mencegah satwa tersebut masuk dan menghindari kemungkinan terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

Peristiwa orang utan berkeliaran di jalan raya ini juga menjadi perhatian karena lokasinya berada di area yang ramai aktivitas masyarakat. Kehadiran satwa berukuran besar di jalan umum berpotensi membahayakan keselamatan warga maupun satwa itu sendiri.

Karena itu, penanganan dilakukan oleh petugas yang memiliki kemampuan khusus dalam menangani satwa liar. Masyarakat juga tidak dianjurkan mendekati, mengejar, atau memancing perhatian satwa ketika berada di luar kandang atau area exhibit.

Solo Safari Kerahkan Tim Ahli

Pihak manajemen Solo Safari yang merupakan bagian dari Taman Safari Indonesia Group memastikan situasi telah terkendali. General Manager Solo Safari, Miyana, mengatakan pihaknya langsung mengerahkan tim internal setelah menerima laporan mengenai satwa yang keluar dari area exhibit.

“Setelah menerima informasi terkait kejadian, TSI Group segera mengerahkan tim internal yang memiliki kompetensi dalam penanganan satwa untuk melakukan pengamanan di lapangan,” ujar Miyana dalam keterangan tertulis yang diterima detikJateng, Selasa (18/8/2026).

Tim tersebut terdiri atas personel yang memiliki kompetensi dalam penanganan satwa liar. Proses evakuasi dilakukan secara hati-hati dengan mempertimbangkan keselamatan masyarakat sekaligus kondisi dan kesejahteraan orang utan.

Orang Utan Berhasil Dikembalikan ke Exhibit

Miyana memastikan petugas berhasil mengamankan orang utan tersebut setelah melakukan penanganan di lapangan. Satwa kemudian dikembalikan ke area exhibit Solo Safari.

“Proses penanganan dilakukan secara terukur dengan mengutamakan keselamatan masyarakat dan satwa, sesuai prosedur yang berlaku. Tim berhasil mengamankan orang utan dan mengembalikannya ke exhibit dalam kondisi terkendali,” tuturnya.

Dengan berhasilnya proses pengamanan tersebut, kondisi di sekitar lokasi dinyatakan kembali terkendali. Insiden ini sekaligus menunjukkan pentingnya prosedur pengamanan satwa di kawasan konservasi atau lembaga konservasi, terutama ketika satwa berpotensi keluar dari area yang telah ditentukan.

Masyarakat yang berada di sekitar lokasi juga diharapkan tetap tenang apabila kembali menemukan satwa liar berkeliaran. Menjaga jarak dan segera melaporkan keberadaan satwa kepada petugas menjadi langkah yang lebih aman dibandingkan mencoba menangkap atau mendekatinya sendiri.

Related Tags & Categories :

highlight