Leet Media

Dulu Dimandikan Messi, Kini Lamine Yamal Siap Menantang Sang Legenda di Final Piala Dunia

July 16, 2026 By RB

16 Juli 2026 – Sebuah foto yang diambil hampir dua dekade lalu kembali menjadi perbincangan dunia menjelang final Piala Dunia 2026. Dalam foto tersebut, Lionel Messi yang saat itu masih berusia 20 tahun terlihat membantu memandikan seorang bayi bernama Lamine Yamal. Kini, bayi tersebut telah tumbuh menjadi bintang Timnas Spanyol dan akan menghadapi Messi di partai puncak Piala Dunia 2026 antara Spanyol melawan Argentina.

Foto Messi dan Lamine Yamal Kembali Viral

Pertandingan final Piala Dunia 2026 yang mempertemukan Spanyol dan Argentina pada Minggu (19/7/2026) di Stadion New York New Jersey menghadirkan cerita unik yang sulit dipercaya. Jauh sebelum keduanya menjadi rival di lapangan, Messi dan Yamal pernah berada dalam satu momen bersejarah yang kini kembali viral.

Foto tersebut kembali ramai dibicarakan setelah ayah Lamine Yamal mengunggahnya ke Instagram usai Spanyol memastikan tiket final dengan menyingkirkan Prancis, sementara Argentina mengalahkan Inggris pada babak semifinal.

Banyak penggemar sepak bola menganggap foto itu sebagai simbol estafet generasi. Messi yang selama bertahun-tahun menjadi ikon sepak bola dunia kini akan berhadapan langsung dengan pemain muda yang disebut-sebut sebagai salah satu penerus era baru sepak bola.

Berawal dari Kalender Amal Barcelona

Momen ikonik itu ternyata bukan terjadi secara kebetulan. Foto diambil pada 2007 oleh fotografer senior Joan Monfort di ruang ganti Camp Nou sebagai bagian dari proyek kalender amal tahunan yang dibuat harian olahraga Sport menjelang Natal.

Dalam proyek tersebut, sejumlah pemain utama Barcelona berfoto bersama keluarga-keluarga yang menjadi bagian dari kegiatan amal klub.

Monfort menjelaskan bahwa sesi foto berlangsung secara santai dan melibatkan banyak keluarga, termasuk keluarga Lamine Yamal yang saat itu masih berusia sekitar enam bulan.

“Foto itu memberi kesan seolah-olah Messi sedang memberikan berkah kepada bayi tersebut. Namun yang benar-benar terjadi adalah Leo sangat perhatian kepada kami, juga kepada Lamine dan ibunya,” kata Monfort kepada ESPN.

Ia mengaku bahkan sempat melupakan momen tersebut selama bertahun-tahun.

“Sampai ada yang menelepon saya soal foto itu, saya benar-benar tidak mengingatnya secara spesifik. Setelah itu, kami mulai menyadari betapa istimewanya foto tersebut,” ujarnya.

Messi yang Pendiam Langsung Tersenyum Melihat Bayi Lamine

Sisi lain Lionel Messi saat sesi pemotretan

Menurut Joan Monfort, Lionel Messi yang saat itu dikenal sebagai sosok pendiam justru memperlihatkan sisi hangat ketika bertemu bayi Lamine.

“Messi adalah anak muda yang sangat introvert. Dia tidak mudah diwawancarai dan jarang berbicara kepada media. Namun, dia langsung tersenyum ketika bertatapan dengan bayi itu, mengulurkan tangan, dan membuat Lamine ikut tersenyum,” kata Monfort seperti dikutip dari ESPN Deportes.

Monfort menambahkan bahwa proses pemotretan berlangsung cukup lama karena tidak mudah mendapatkan ekspresi terbaik dari seorang bayi.

“Kami mengambil cukup banyak foto karena tidak mudah mendapatkan momen yang sempurna. Namun, Leo sangat kooperatif dan terus membantu selama sesi berlangsung,” tuturnya.

Takdir Mempertemukan Messi dan Yamal di Final Piala Dunia

Beberapa tahun setelah sesi foto tersebut, sekitar 2017, Joan Monfort kembali mengabadikan momen Messi bersama Lamine Yamal. Bedanya, kali ini Yamal sudah menjadi bagian dari akademi La Masia Barcelona dan mulai dikenal sebagai salah satu talenta muda paling menjanjikan.

Tak seorang pun yang hadir pada sesi foto tahun 2007 membayangkan bahwa bayi yang pernah dimandikan Messi itu akan tumbuh menjadi salah satu pemain terbaik dunia.

Kini, kisah tersebut kembali hidup menjelang final Piala Dunia 2026. Argentina memastikan tempat di partai puncak setelah bangkit mengalahkan Inggris 2-1 di semifinal yang berlangsung di Stadion Atlanta, Amerika Serikat. Sementara itu, Spanyol melaju ke final usai menyingkirkan Prancis.

Pertemuan Messi dan Yamal di final bukan sekadar duel antara Argentina dan Spanyol. Laga ini juga menjadi simbol pertemuan dua generasi sepak bola dunia. Di satu sisi ada Lionel Messi, legenda hidup yang telah memenangkan hampir seluruh gelar bergengsi. Di sisi lain hadir Lamine Yamal, wonderkid yang kariernya seolah memiliki benang merah dengan sang megabintang sejak masih bayi.

Tak heran jika foto lama yang memperlihatkan Messi memandikan Yamal kembali viral di media sosial. Bagi banyak pencinta sepak bola, momen tersebut kini terasa seperti sebuah kisah yang akhirnya mencapai babak baru di panggung terbesar sepak bola dunia, yakni final Piala Dunia 2026.

Related Tags & Categories :

highlight