Leet Media

BGN Hentikan Sementara MBG Selama Libur Sekolah untuk Audit Total Dapur dan Pembenahan Data

June 18, 2026 By RB

Kompas.com

Badan Gizi Nasional (BGN) memanfaatkan masa libur sekolah untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas layanan, perbaikan tata kelola, serta penguatan sistem pendataan agar program prioritas pemerintah tersebut dapat berjalan lebih efektif ketika tahun ajaran baru dimulai.

BGN Audit Seluruh Dapur Program Makan Bergizi Gratis

Wakil Kepala BGN, Agustina Arumsari, mengungkapkan bahwa seluruh kegiatan MBG akan dihentikan sementara selama masa libur sekolah. Penghentian ini dilakukan agar BGN dapat melakukan audit menyeluruh terhadap seluruh dapur yang terlibat dalam penyediaan makanan bergizi bagi siswa.

Menurut Arum, momentum libur sekolah menjadi waktu yang tepat untuk melakukan evaluasi tanpa mengganggu distribusi makanan kepada peserta didik.

“Tapi target kami memang tadi sudah kami sampaikan juga 1 bulan ini. Lalu mungkin 3 bulan ke depan itu. Tapi yang jelas kami juga memanfaatkan momentum untuk libur sekolah ini,” kata Arum usai rapat dengan Komisi IX DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.

Ia menegaskan bahwa audit dilakukan untuk memastikan kondisi dapur, sistem operasional, dan pelaksanaan program di lapangan dapat berjalan lebih baik ke depannya.

“Kami akan stop semua, kami akan audit semua dapur sehingga nanti mudah-mudahan ketika nanti anak-anak sudah masuk sekolah kita sudah lebih baik. Kondisi di lapangan sudah lebih rapi gitu ya,” lanjutnya.

Alasan Penghentian Sementara MBG

Arum menjelaskan bahwa penghentian sementara program bukan berarti menghentikan komitmen pemerintah terhadap MBG. Sebaliknya, langkah tersebut merupakan bagian dari proses pembenahan agar kualitas layanan semakin optimal.

“Iya, stop untuk yang semasa libur sekolah sambil kita membenahi, itu,” ujarnya.

Melalui evaluasi ini, BGN berharap berbagai kendala yang ditemukan selama pelaksanaan program dapat segera diperbaiki sehingga pelayanan kepada penerima manfaat menjadi lebih maksimal.

Penguatan Data Menjadi Fokus Utama BGN

Selain melakukan audit dapur, BGN juga menaruh perhatian besar pada penguatan sistem data. Menurut Arum, data yang akurat dan terintegrasi merupakan fondasi penting dalam penyusunan kebijakan yang tepat sasaran.

BGN telah mulai berkoordinasi dengan berbagai kementerian, lembaga, serta pihak-pihak yang sebelumnya telah memiliki basis data terkait program sosial dan penerima manfaat.

“Dan terutama tadi masalah data saya kawal betul teman-teman Pusdatin kami dan juga kami sudah mulai melakukan koordinasi dengan pihak-pihak yang sebenarnya sudah memiliki data. Hanya mungkin di masa lalu kemarin ada yang versinya, ‘Oh ya BGN yang tidak mau menerima data kami,’ atau sebaliknya, ‘Oh yang mereka tidak kasih’,” ujar Arum.

Ia optimistis seluruh kementerian dan lembaga akan mendukung proses integrasi data karena MBG merupakan salah satu program prioritas nasional.

“Nah, itu saya yakin sekarang ini adalah program prioritas, maka saya yakin dari kementerian lembaga pun akan mendukung kami,” sambungnya.

Pentingnya Data dalam Penyusunan Kebijakan

Arum menegaskan bahwa kebijakan yang baik harus didukung oleh data yang jelas dan valid. Karena itu, pembenahan sistem pendataan menjadi salah satu prioritas utama yang sedang dikerjakan BGN.

“Internal kami di BGN pun akan melakukan transformasi ya, dari mulai SDM-nya, dari mulai tata kelolanya. Data itu sangat penting karena itu yang terus terang saya lihat sejak dari awal saya datang.”

Menurutnya, tanpa data yang akurat, pemerintah akan kesulitan menyusun kebijakan yang efektif dan tepat sasaran.

“Karena tidak mungkin kita membuat kebijakan tanpa data yang jelas. Nah, itu yang masih terus kami perbaiki. Jadi mohon bersabar,” tambahnya.

BGN Siapkan Perbaikan Menyeluruh Sebelum Tahun Ajaran Baru

Audit dapur, penguatan sistem data, pembenahan sumber daya manusia, hingga transformasi tata kelola menjadi bagian dari langkah besar yang tengah dilakukan BGN. Melalui evaluasi selama masa libur sekolah, lembaga tersebut menargetkan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis dapat berjalan lebih tertata, transparan, dan efektif ketika siswa kembali masuk sekolah.

Langkah ini juga menunjukkan komitmen BGN untuk terus meningkatkan kualitas program MBG sebagai salah satu upaya pemerintah dalam mendukung pemenuhan gizi anak-anak Indonesia.

Related Tags & Categories :

highlight