Leet Media

Prabowo Yakin Program MBG Mampu kalahkan McDonald’s

January 23, 2026 By pj

23 Januari 2026 – Presiden Prabowo Subianto memamerkan capaian signifikan Program Makan Bergizi Gratis atau MBG dalam forum global World Economic Forum Annual Meeting 2026 di Davos, Swiss. Dalam pidato kunci di hadapan para pemimpin dunia, Prabowo menyatakan optimisme bahwa program MBG dalam waktu dekat akan melampaui jumlah produksi makanan harian jaringan restoran cepat saji McDonalds, sekaligus menegaskan komitmen pemerintah terhadap pemenuhan gizi masyarakat Indonesia.

Paparan Prabowo di Forum Ekonomi Dunia 2026

Prabowo menyampaikan capaian MBG saat memberikan keynote speech dalam ajang World Economic Forum Annual Meeting 2026 di Davos pada Kamis 22 Januari 2026. Dalam forum tersebut, ia menjelaskan bahwa pemerintahannya berhasil melakukan penghematan anggaran dengan menghentikan program-program yang dinilai tidak efisien.

Menurut Prabowo, penghematan anggaran sebesar US$ 18 juta itu kemudian dialihkan untuk program yang memberikan dampak langsung kepada masyarakat, salah satunya Program Makan Bergizi Gratis.

“Hasilnya pada 6 Januari 2025, kami memulai Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi ibu hamil dan menyusui, bayi dan semua anak-anak kami,” kata Prabowo.

Perkembangan Program Makan Bergizi Gratis

Prabowo mengungkapkan bahwa program MBG menunjukkan perkembangan pesat sejak pertama kali diluncurkan. Pada hari pertama pelaksanaan, pemerintah mengoperasikan 190 dapur dan menyalurkan makanan kepada sekitar 575 ribu penerima manfaat per hari.

Dalam kurun waktu satu tahun, jumlah dapur meningkat drastis hingga mencapai 21.102 dapur yang melayani seluruh wilayah Indonesia. Per Januari 2026, dapur-dapur tersebut memproduksi 59,8 juta porsi makanan setiap hari.

“Hari ini, dalam satu tahun, kami mencapai 21.102 dapur, melayani seluruh Indonesia. Per malam kemarin, kami memproduksi 59.8 juta makanan untuk 59,8 juta anak-anak, ibu, orang tua yang tinggal sendiri. Mereka menerima ini tiap hari,” katanya.

Penerima manfaat program ini mencakup anak-anak, ibu hamil dan menyusui, serta lansia yang tinggal sendiri.

Klaim Segera Lampaui Produksi McDonalds

Dalam pidatonya, Prabowo membandingkan capaian MBG dengan produksi makanan harian jaringan restoran cepat saji McDonald’s. Ia menyebut MBG akan segera melampaui produksi McDonalds yang mencapai sekitar 68 juta porsi per hari.

“Untuk memberikan konteks dalam hal ini, dalam beberapa bulan lagi, kami akan melampaui McDonalds 68 juta makanan per hari,” katanya disambut tepuk tangan tamu yang hadir.

Prabowo juga menyinggung bahwa McDonalds membutuhkan waktu puluhan tahun untuk mencapai angka tersebut, sementara MBG ditargetkan mencapainya dalam waktu yang jauh lebih singkat.

Target Ambisius MBG Tahun 2026

Presiden menargetkan program MBG dapat menjangkau hingga 82,9 juta penerima manfaat per hari pada tahun 2026. Program ini dirancang untuk mencakup seluruh anak Indonesia sejak dalam kandungan hingga usia 18 tahun.

Prabowo memastikan bahwa layanan MBG diberikan setiap hari, termasuk pengantaran makanan langsung ke rumah bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan lansia yang tinggal sendiri, guna menjamin kecukupan asupan gizi.

“Semua anak Indonesia, dari janin hingga umur 18 tahun, akan mendapatkan manfaat dari program ini,” ujar Prabowo.

Dampak Ekonomi dan Lapangan Kerja

Selain meningkatkan kesehatan masyarakat, Prabowo menyebut program MBG juga berkontribusi terhadap penguatan perekonomian nasional. Program ini melibatkan puluhan ribu UMKM dan koperasi dalam penyediaan bahan pangan dan distribusi makanan.

Program MBG juga diklaim menciptakan lebih dari 600 ribu lapangan kerja melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi. Pemerintah optimistis jumlah tersebut dapat meningkat hingga 1,5 juta lapangan kerja pada puncak pelaksanaan program.