December 27, 2025 By RB

27 Desember 2025 – Jakarta kembali mencatatkan capaian positif di tingkat global. Ibu kota Indonesia resmi menempati peringkat ke-17 dari 50 kota dengan sistem transportasi publik terbaik di dunia tahun 2025, berdasarkan survei internasional yang dirilis oleh Time Out. Peringkat ini menempatkan Jakarta sejajar dengan berbagai kota maju dunia dalam hal layanan transportasi umum.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menyampaikan bahwa capaian tersebut menjadi bukti Jakarta semakin diperhitungkan secara internasional, khususnya dalam penyediaan sarana dan prasarana publik. Ia berharap pencapaian ini dapat terus ditingkatkan di tahun-tahun mendatang seiring pengembangan transportasi yang lebih terintegrasi, aman, dan ramah lingkungan.
Dalam survei tersebut, posisi teratas ditempati oleh Hong Kong, disusul Shanghai dan Beijing. Sementara Jakarta berada di bawah sejumlah kota besar dunia seperti London, Seoul, Singapura, dan Zurich. Berikut 19 kota teratas dalam daftar tersebut:
Hasil survei Time Out juga menunjukkan bahwa bus menjadi moda transportasi umum tersibuk di Jakarta, dengan tingkat persetujuan publik mencapai 79 persen. Transjakarta dinilai sebagai tulang punggung transportasi harian warga karena beroperasi di jalur khusus (busway), sehingga lebih efisien dan bebas dari kemacetan.
Selain Transjakarta, tersedia pula layanan Mikrotrans yang berfungsi sebagai pengumpan antarhalte dan kawasan permukiman, membantu menjangkau wilayah yang belum dilalui bus besar.
Tak hanya bus, Jakarta juga memiliki beragam opsi transportasi berbasis rel seperti MRT (Mass Rapid Transit) dan LRT (Light Rail Transit). Kehadiran moda ini dinilai berperan penting dalam mengurangi kemacetan dan mempercepat mobilitas masyarakat.
Sementara itu, kereta komuter (KRL) menjadi penghubung utama antara Jakarta dan kota-kota penyangga seperti Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi, mendukung aktivitas jutaan pekerja setiap harinya.
Peringkat ke-17 dunia ini menjadi sinyal positif atas upaya pembenahan transportasi publik di Jakarta. Dengan peningkatan layanan, integrasi antarmoda, serta komitmen pemerintah daerah, Jakarta diharapkan mampu terus memperbaiki kualitas transportasi dan naik ke peringkat yang lebih tinggi di masa depan.